-
Indonesia Ingin Jadi Anggota Dewan Green Climate Fund 2024-2027
Keinginan Indonesia untuk menjadi Board Member GCF diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika mengikuti KTT Iklim PBB COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab.https://ouo.io/XNgWKi
-
Di COP28, PLN Janji Akan Pangkas Emisi hingga 1,8 M Metrik Ton CO2
Di COP28, PLN menyatakan mengambil langkah agresif dengan mendesain ulang Rencana Usaha Pengadaan Tenaga Listrik (RUPTL) dan menghapus rencana penambahan 13 GW pembangkit berbasis batu bara.https://ouo.io/TfPO5B
-
Investor China hingga Korea Selatan Siap Masuk IKN di 2024
Investor asing siap masuk IKN mulai dari negara China, Korea Selatan hingga Uni Emirat Arab.https://ouo.io/8Srin0
-
Ganjar Kampanye di Kalimantan, Janjikan Internet Gratis di Sekolah
Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menjanjikan layanan internet berkecepatan tinggi gratis di sekolah jika terpilih menjadi Presiden.https://ouo.io/m9oZIb
-
Kasus Covid-19 Melonjak, Startup Tiket.com Optimistis Bisnis Aman
Kasus Covid-19 melonjak di Singapura dan Malaysia. Bagaimana startup Tiket.com memperkirakan dampak peningkatan ini terhadap bisnis?https://ouo.io/OTfj0g
-
Saham Maja Agung Latexindo Dibuka Turun 2,9% saat Debut Perdana
PT Maja Agung Latexindo Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/12).https://ouo.io/d6Iq7c
-
Gaet ACWA Power, PLN Bangun Dua PLTS Terapung Lagi di Jabar dan Sumbar
PT PLN (Persero) menggandeng ACWA Power untuk membangun dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung lagi di Indonesia.https://ouo.io/Mi1lT2
-
SKK Migas: ENI Serahkan POD Geng North Awal 2024, Target Produksi 2027
SKK Migas mengungkapkan ENI akan menyerahkan rencana pengembangan (POD) sumur migas Geng North 1 di WK North Ganal pada awal 2024 dengan target produksi pada 2027.https://ouo.io/kE9BJ5
-
Kurangi Utang Rp 13,2 Triliun, BNBR Pacu Ekspansi Bisnis Berkelanjutan
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) siap menggeber laju kinerja seiring utang perseroan yang kini berkurang.https://ouo.io/5SYylI
-
Lelang Surat Berharga Syariah, Pemerintah Serap Dana Rp 9,14 Triliun
Pemerintah melalui DJPPR Kemenkeu menyerap surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk syariah senilai Rp 9, 14 triliun.https://ouo.io/Dk1UVw